BERSAKSI TENTANG KRISTUS

Renungan Malam 26 Desember 2019   KJ.110 : 1,4 – Berdoa   Lukas 2 : 36 – 40 “…mengucap syukur kepada Allah dan berbicara tentang Anak itu…” (ay.38)   Natal selalu penuh warna-warni, keceriaan dan sukacita. Berita dan ceritanya tak pernah berubah dari masa ke masa : sensus penduduk, Yusuf dan Maria, kandang domba di Betlehem, palungan, bintang terang di timur, gembala-gembala di padang, para malaikat dan Bayi mungil terbungkus lampin; yang datang adalah Sang Imanuel yang sudah dinubuatkan sejak lama oleh para nabi. Berita dan cerita itu melekat kuat di benak dan hati kita. Setiap tahun kita mendengarnya. Tahun
Read More

AKHIR SUATU PENANTIAN

Renungan Pagi, 26 Desember 2019 GB 153 – Berdoa Lukas 2 : 21- 35 “…mataku telah melihat keselamatan yang dari pada-Mu…” (ay. 30)   Simeon adalah tokoh yang menarik sebagaimana diceritakan di injil Lukas ini. Secara teologis, dalam kehidupan bangsa Israel, menanti kehadiran Sang Mesias adalah harapan bangsa Israel. Setelah penduduk kerajaan Yehuda dibuang ke Babelonia tahun 586 szb (sebelum zaman bersama), hancurlah kerajaan Daud dan bangsa Israel atau Yahudi dan tidak pernah mengalami kemerdekaan lagi. Selain “kemerdekaan” terbatas pada zaman Makkabi tahun 140 szb, mereka praktis tidak pernah mengalami kemerdekaan , ketika Negara Israel modern didirikan. Akibatnya, timbul harapan
Read More

KEMULIAAN TUHAN BERSINAR

Renungan Malam 25 Desember 2019   KJ.108 : 1,2,3 – Berdoa   Lukas 2 : 8 – 20 “…kemuliaan Tuhan bersinar meliputi mereka…” (ay.9)   Yesus yang hadir pada peristiwa Natal lahir dalam kehinaan. Itu nampak dari tempat di mana Ia lahir dan dibaringkan, tak lebih sebuah kandang hewan dan palungan tempat makanan ternak. Padahal yang datang itu sesungguhnya TUHAN Allah sendiri untuk menyertai kita. Dia adalah Sang Imanuel! Karena itulah saat malaikat datang menjumpai para gembala untuk menyampaikan berita kelahiran-Nya, kemuliaan TUHAN menyinari mereka. Para gembala sangat takut –mungkin karena merasa sebagai ‘orang kecil’ yang tidak selayaknya mendapat kehormatan
Read More

ALLAH YANG HIDUP

Renungan Malam 12 Desember 2019 GB.214 : 1 – Berdoa Mazmur 42 : 7 – 12 TUHAN memerintahkan kasih setia-Nya…dan aku menyanyikan nyanyian, suatu doa kepada Allah kehidupanku (ay.9) Ungkapan ‘Allah yang hidup’ muncul (ay.3a) sebagai kepastian kehadiran-Nya dalam hidup yang penuh ketidakpastian. Sementara ada pemahaman bahwa ‘Allah itu mati’ (God is dead), bahkan keyakinan ‘Allah itu tidak ada’. Hanya apa yang terlihat, dipahami, dipegang dan dirasakan, itulah’ yang ada dan nyata’, yang lainnya hanya khayalan yang sia-sia. Kemampuan manusia dan hasil usahanya dijadikan andalan, bukan apa yang dipercaya sebagai landasan agama (lih Zef.2 : 15a). Kalau orang itu ditimpa
Read More

MENARUH KEPERCAYAAN KEPADA TUHAN

Selasa, 10 Desember 2019 KJ 454 : 1 – Berdoa Mazmur 40 : 1 – 6 Menaruh Kepercaayaan Pada Tuhan “Berbagaialah orang, yang menaruh kepercayaannya pada Tuhan …” (ay. 5a) Dari pengalaman hidupnya, pemazmur menyingkapkan perbuatan ajaib Tuhan yang tak terhitung banyaknya, sehingga tidak ada yang dapat disejajarkan dengan Tuhan (ay. 6). Itulah sebab, ketika menghadapi ancaman maut sekalipun, ia hanya menaruh kepercayaan kepada Tuhan (ay. 3a, 5a). Sikapnya itu disaksikan banyak orang dan mereka menjadi percaya (ay. 4b). Orang bisa menaruh kepercayaan pada kemampuan dirinya pada kekuatan jumlah manusia, pada alat-alat canggih, pada besarnya kekuatan dana, pada yang bertaraf
Read More

HARMONI SOSIAL

Jumat, 22 November 2019 KJ 423 : 1, 2 – Berdoa HARMONI SOSIAL Roma 1 : 26 – 27 “… sehingga mereka menerima pembalasan yang setimpal dengan perbuatan mereka yang jahat itu”. (ay. 27)   Masih menyambung suasana renungan pagi, yakni manusia yang cenderung “mengabaikan” Tuhan, sehingga berperilaku se-enaknya saja. Bukan di masa lampau saja orang ingin bebas mewujudkan berbagai keingannya. Dalam himne Penciptaan (Kej. 1). Tuhan menciptakan sekaligus melihat-Nya, bahwa sungguh baik karya-Nya berupa keteraturan yang paripurna. Dengan hikmat-Nya terciptalah keteraturan dengan demikian kehidupan berlangsung tertib dan baik. Keteraturan menjadi siklus yang memungkinkan setiap bagian berada  dan berfungsi semestinya,
Read More