LIFE AS JESUS

MINGGU NATAL. Sabtu, 28 Desember 2019 1 Yohanes 2: 1-6 “Barangsiapa mengatakan, bahwa ia ada di dalam Dia, ia wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup” (ay.6).   Seorang pelancong berkunjung ke Israel. la menumpang taksi menuju penginapan. Di dalam taksi, supir memutar musik rock keras-keras. Pelancong itu berkomentar, “Pak, tolong ganti musiknya! Zaman Yesus dulu gak ada musik seperti itu!” Supir taksi itu segera menghentikan taksinya seraya berkata: “Baiklah, kalau begitu silakan turun! Silakan jalan kaki atau tunggulah keledai lewat karena pada zaman dulu Yesus selalu bepergian dengan berjalan kaki atau naik keledai!” Hidup di dalam Kristus mengundang kita
Read More

TUHAN YESUS PENDAMAI ABADI

28 Desember 2019 I Yohanes 2 : 1 – 2   Alkitab mengajarkan dalam kitab Kejadiab bahwa dosa manusia diawali oleh Adam dan Hawa. Mereka melanggar perintah Allah dengan memakan buah dari pohon pengetahuan yang baik dan jahat (Kej 2 : 15 – 17 dan 3 : 9 – 13). Karena itu sobat Teruna perlu mengetahui secara Alkitabiah beberapa jenis dosa; 1) melanggar hukuman Taurat, 2) memberontak melawan Allah, 3) tindakan kekerasan terhadap orang lain, 4) tidak mempersembahkan kurban yang benar, 5) tindakan jahat dari hati yang angkuh, 6) hidup yang tidak memantulkan kemuliaan llah, 7) dosa pribadi yang mengakibatkan
Read More

YESUS PENDAMAI SEGALA DOSA

Renungan Pagi, 28 Desember 2019 KJ. 106 : 1,6 – Berdoa 1 Yohanes 2 : 1 – 2 “…Ia adalah pendamaian untuk segala dosa kita,..” (ay.2) Dosa begitu mencengkeram kehidupan manusia. Tak seorangpun yang luput dari dosa. Pemazmur menegaskan hal itu, “Sesungguhnya, dalam kesalahan aku diperanakkan dalam dosa aku dikandung ibuku” (Mzm 51:7). Dosa seakan telah menyatu dengan diri kita, bahkan sejak kita masih berada dikandungan ibu. Pada kenyataannya semua manusia (akan) mengalami maut sebagai akibat dari dosa. Manusia dengan segala kehebatannya tidak dapat membebaskan diri daripadanya. Syukur kepada Allah yang sedia datang ke dalam dunia dalam diri Yesus untuk
Read More

HIDUP DI DALAM TERANG

Renungan Malam 27 Desember 2019   GB.150 : 1,4 – Berdoa   1 Yohanes 1 : 5 – 10 “…hidup di dalam terang sama seperti Dia ada di dalam terang,…” (ay.7)   Kementrian Natal tidak terlepas dari lampu-lampu hias yang menyala terang di pohon Natal. Bahkan, ada juga yang menyebut pohon natal sebagai Pohon Terang. Bukan hanya karena ada lampu hias yang terang, tetapi karena maknanya sebagai gambaran dari Dia yang datang sebagai manusia, “Allah yang adalah terang.” Di dalam Dia sama sekali tidak ada kegelapan (ay.5). Merayakan Natal berarti menyambut Sang Terang dan mempersilahkan-Nya bertakhta di palungan hati kita.
Read More

BERITAKAN FIRMAN HIDUP

Jumat, 27 Desember 2019   1 Yohanes 1: 1-4 “Apa yang telah sejak semula .. tentang Firman Hidup – itulah yang kami tuliskan kepada kamu” (ay. 1).   Ada beberapa alasan yang melatarbelakangi seseorang bercerita. Ada yang pandai bercerita karena ia memiliki talenta merangkai kata, itu dari segi teknik bercerita. Tetapi seseorang bercerita tak lepas dari motivasi yang ia harapkan, sehingga ada yang bercerita karena pengalaman orang lain yang terlebih dahulu membawa kesan baginya, dan ada pula yang bercerita karena pengalaman pribadinya yang mengesankan. Masing-masing pencerita tentunya memiliki alasan yang melatarbelakangi seseorang bercerita, serta memiliki motivasi dan dengan harapan akan
Read More

SUKACITA YANG SEMPURNA

Renungan Pagi, 27 Desember 2019 KJ 98 : 1,8 – berdoa 1 Yohanes 1 : 1 – 4 “…kami tuliskan kepada kamu, supaya sukacita kami menjadi sempurna.” (ay.4)   Pada mulanya adalah Firman dan Firman itu adalah Allah. Firman itu telah menjadi manusia. Begitulah dinyatakan dalam injil Yohanes 1:1 dan 14. Firman yang menjadi manusia itu kita imani nyata dalam diri Yesus. Ia adalah Allah sendiri yang datang dalam diri manusia dan kita sambut kedatangan-Nya saat kita merayakan Natal. Kedatangan-Nya ke dalam dunia yang penuh dengan dosa dan mengarah kepada kebinasaan memberi harapan baru. Ia adalah Firman hidup. Oleh-Nya, dunia
Read More

TAAT DAN SETIA BUAH DARI IMAN

Kamis, 26 Desember 2019 Lukas 2:21 – 35” “Dan ketika genap waktu pentahiran, menurut hukum Taurat Musa, mereka membawa Dia ke Yerusalem untuk menyerahkan-Nya kepada Tuhan,… “(ay. 22).   Tokoh yang dikisahkan Lukas dalam perikop ini menunjukkan kehidupan yang dibangun atas dasar iman sehingga membuahkan ketaatan, kesabaran dan kesetiaan. Dikisahkan sesudah pemberian nama Yesus dan penyunatan-Nya di hari kedelapan sesuai hokum Taurat, Maria dan Yusuf membawa Yesus ke Bait Allah untuk dikuduskan bagi Allah disertai persembahan sesuai dengan ketentuan. Inilah bentuk ketaatan Maria dan Yusuf. Simeon salah satu tokoh dalam perikop ini seorang yang benar dan saleh. Dengan sabar dan
Read More

BERSAKSI TENTANG KRISTUS

Renungan Malam 26 Desember 2019   KJ.110 : 1,4 – Berdoa   Lukas 2 : 36 – 40 “…mengucap syukur kepada Allah dan berbicara tentang Anak itu…” (ay.38)   Natal selalu penuh warna-warni, keceriaan dan sukacita. Berita dan ceritanya tak pernah berubah dari masa ke masa : sensus penduduk, Yusuf dan Maria, kandang domba di Betlehem, palungan, bintang terang di timur, gembala-gembala di padang, para malaikat dan Bayi mungil terbungkus lampin; yang datang adalah Sang Imanuel yang sudah dinubuatkan sejak lama oleh para nabi. Berita dan cerita itu melekat kuat di benak dan hati kita. Setiap tahun kita mendengarnya. Tahun
Read More

AKHIR SUATU PENANTIAN

Renungan Pagi, 26 Desember 2019 GB 153 – Berdoa Lukas 2 : 21- 35 “…mataku telah melihat keselamatan yang dari pada-Mu…” (ay. 30)   Simeon adalah tokoh yang menarik sebagaimana diceritakan di injil Lukas ini. Secara teologis, dalam kehidupan bangsa Israel, menanti kehadiran Sang Mesias adalah harapan bangsa Israel. Setelah penduduk kerajaan Yehuda dibuang ke Babelonia tahun 586 szb (sebelum zaman bersama), hancurlah kerajaan Daud dan bangsa Israel atau Yahudi dan tidak pernah mengalami kemerdekaan lagi. Selain “kemerdekaan” terbatas pada zaman Makkabi tahun 140 szb, mereka praktis tidak pernah mengalami kemerdekaan , ketika Negara Israel modern didirikan. Akibatnya, timbul harapan
Read More

KEMULIAAN TUHAN BERSINAR

Renungan Malam 25 Desember 2019   KJ.108 : 1,2,3 – Berdoa   Lukas 2 : 8 – 20 “…kemuliaan Tuhan bersinar meliputi mereka…” (ay.9)   Yesus yang hadir pada peristiwa Natal lahir dalam kehinaan. Itu nampak dari tempat di mana Ia lahir dan dibaringkan, tak lebih sebuah kandang hewan dan palungan tempat makanan ternak. Padahal yang datang itu sesungguhnya TUHAN Allah sendiri untuk menyertai kita. Dia adalah Sang Imanuel! Karena itulah saat malaikat datang menjumpai para gembala untuk menyampaikan berita kelahiran-Nya, kemuliaan TUHAN menyinari mereka. Para gembala sangat takut –mungkin karena merasa sebagai ‘orang kecil’ yang tidak selayaknya mendapat kehormatan
Read More