MENGENAL DIA

Renungan Malam 28 Desember 2019

 

GB.132 : 1,2 – Berdoa

 

1 Yohanes 2 : 3 – 6

Kiranya keadilan berkembang zamannya dan damai sejahtera berlimpah, sampai tidak ada lagi bulan! (ay.3)

 

Dalam perjalanan hidup, banyak orang kita temui. Sebagian kita kenal, mungkin kita merasa sangat mengenal dengan baik, bahkan menyebutnya sahabat. Kita sering berjumpa, berbicara, bertukar pikiran curhat. Kita mengetahui tempat tinggalnya, keluarganya, kegemarannya dan lain-lain. Namun, seberapa besarpun kita mengenalnya, tidak mungkin kita dapat menyelami pikiran dan perasaannya. Ada ungkapan mengatakan, “dalamnya laut dapat diduga, hati orang siapa yang tahu.”

 

Dalam hiduo kerohanian kadang kita juga merasa sudah mengenal Allah. Kita merasa telah bergaul akrab dan intens dengan-Nya melalui berbagai kegiatan ibadah. Kita pun terlibat penuh dalam berbagai bentuk pelayanan. Saat teduh pribadi –pagi dan malam – juga kita laksanakan dengan tekun dan teratur. Sungguhkah melalui semua itu kita sudah mengenal Allah? Firman Tuhan mengingatkan kita bahwa ada tanda yang harusnya nampak dalam kehidupan kita jika kita benar-benar sudah mengenal Allah, “yaitu jikalau kita menuruti perintah-perintah-Nya” (ay.3).

 

Menuruti perintah-Nya bukanlah hal yang mudah, karena seringkali bertentangan dengan keinginan kita. Dalam kefanaan dan keberdosaan kita terdiri dari darah dan daging, sedangkan Allah yang adalah Roh, penuh dengan kemuliaan dan kekudusan. Tentulah keduanya sulit dipertemukan, “…roh memang penu-rut, tetapi daging lemah..” (Mat 26:41). Syukur kepada Allah di dalam Yesus Kristus bahwa kita beroleh kesempurnaan kasih-Nya dalam kesediaan menuruti firman-Nya (ay.5). Di dalam kuat kuasa-Nya, kita dimampukan untuk menuruti perintah-perintah-Nya. Dengan itulah kita dinyatakan mengenal Allah yaitu dalam kesediaan untuk menuruti segala perintah-Nya.

 

KJ.121 : 1,2

 

Doa : (Berikanlah kami kemampuan untuk mengenal-Mu dalam ketaatan kami pada perintah-perintah-Mu)